Usaha Kecil Ramai tapi Uang Tidak Terkumpul? Cek Arus Kasnya
Waktu baca: 5 menit Usaha terlihat ramai, pesanan masuk, tetapi saat harus membeli stok atau membayar pemasok saldo justru kosong. Ini bisa terjadi karena…
Waktu baca: 5 menit Usaha terlihat ramai, pesanan masuk, tetapi saat harus membeli stok atau membayar pemasok saldo justru kosong. Ini bisa terjadi karena…
Kredit bank mencapai Rp9.178 triliun per Agustus 2026 dengan pertumbuhan tahunan 13,69%; DPK tercatat Rp10.413 triliun.
OJK mendorong pemetaan sektor unggulan agar pembiayaan UMKM lebih tepat sasaran dengan fokus kualitas usaha dan keberlanjutan.
Pemetaan sektor unggulan dapat menghubungkan pembiayaan dengan pasar lokal; usaha tetap perlu catatan transaksi dan proyeksi kas.
OJK mencatat kredit perbankan Agustus 2026 tumbuh 13,65% tahunan; kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi.
Outstanding pindar tumbuh 22,07% tahunan hingga Rp106,94 triliun pada Agustus 2026; pertumbuhan perlu diimbangi perlindungan konsumen.
Kredit tumbuh sekitar 13,6% tahunan pada Juli 2026, melampaui pertumbuhan DPK 11,21%; distribusi likuiditas perlu dijaga.
Pembiayaan pindar kepada UMKM mencapai Rp35,12 triliun hingga Juni 2026, sekitar sepertiga total pembiayaan industri.
OJK menekankan kolaborasi lembaga keuangan untuk memperluas pembiayaan UMKM, dengan dukungan pendampingan, digitalisasi dan penguatan kapasitas usaha.
OJK membahas kemungkinan kelonggaran bagi UMKM yang kesulitan pendanaan karena riwayat kredit terdahulu, sambil mempertimbangkan kehati-hatian.