Investasi
IHSG Jatuh Setelah MSCI Menyoroti Keterbukaan Kepemilikan Saham
Pasar saham turun tajam setelah MSCI menyoroti transparansi kepemilikan dan investability; keterbukaan data menjadi isu bagi investor.
Pasar saham turun tajam setelah MSCI menyoroti transparansi kepemilikan dan investability; keterbukaan data menjadi isu bagi investor.
BI mempertahankan suku bunga 4,75%, deposit facility 3,75% dan lending facility 5,5%, dengan fokus stabilisasi rupiah.
Aturan OJK mengecualikan agunan untuk fasilitas modal kerja tertentu hingga Rp100 juta bagi debitur UMKM.
Ulasan sektor perbankan menyoroti tekanan permintaan domestik dan likuiditas yang dipengaruhi penyerapan belanja pemerintah.
IHSG menguat pada sesi pertama 2026. Arah berikutnya tetap dipengaruhi laba emiten, arus modal dan kondisi global.