Bank Digital atau Bank Konvensional? Cara Memilih Rekening Sesuai Kebutuhan
Waktu baca: 5 menit Bank digital menawarkan proses pembukaan rekening lewat ponsel, sementara bank konvensional sering memiliki jaringan cabang dan ATM luas. Keduanya bisa…
Waktu baca: 5 menit Bank digital menawarkan proses pembukaan rekening lewat ponsel, sementara bank konvensional sering memiliki jaringan cabang dan ATM luas. Keduanya bisa…
Kredit bank mencapai Rp9.178 triliun per Agustus 2026 dengan pertumbuhan tahunan 13,69%; DPK tercatat Rp10.413 triliun.
OJK mencatat kredit perbankan Agustus 2026 tumbuh 13,65% tahunan; kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi.
Rupiah ditutup di Rp17.966 per dolar AS, melemah 0,40%; inflasi tahunan 3,28% menjadi salah satu faktor yang dicermati pasar.
Akses pendanaan yang luas harus diimbangi manajemen risiko, keterbukaan informasi dan keputusan pinjaman bertanggung jawab.
OJK menyatakan batas pendanaan pada tiga penyelenggara tidak diberlakukan selama penyelenggara memenuhi kewajiban tata kelola dan pengendalian risiko.
Kredit tumbuh sekitar 13,6% tahunan pada Juli 2026, melampaui pertumbuhan DPK 11,21%; distribusi likuiditas perlu dijaga.
Ulasan sektor perbankan menyoroti tekanan permintaan domestik dan likuiditas yang dipengaruhi penyerapan belanja pemerintah.
Outstanding fintech lending mencapai Rp92,92 triliun per Oktober 2025, tumbuh 23,86% tahunan, dengan kualitas pembiayaan tetap menjadi perhatian.
Rupiah menguat 34 poin atau 0,20% menjadi Rp16.428 per dolar AS pada pembukaan perdagangan.