BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen pada April
BI mempertahankan BI-Rate 5,75%, deposit facility 5% dan lending facility 6,5% untuk menjaga stabilitas serta inflasi.
BI mempertahankan BI-Rate 5,75%, deposit facility 5% dan lending facility 6,5% untuk menjaga stabilitas serta inflasi.
BI mempertahankan suku bunga 5,75% untuk menjaga inflasi dan stabilitas rupiah sambil mempertimbangkan prospek pertumbuhan.
IHSG turun 1,11% ke sekitar 7.030 setelah pengumuman tarif AS meningkatkan ketidakpastian perdagangan global.
Pemerintah dan BI sepakat menjaga inflasi pada sasaran 2,5% plus-minus 1% melalui koordinasi pangan dan pusat-daerah.
IHSG dan sejumlah saham berkapitalisasi besar melemah saat investor menimbang kebijakan perdagangan AS dan arus modal asing.
Analis menilai tekanan setelah keputusan BI dapat mereda, meski pergerakan rupiah tetap dipengaruhi data ekonomi AS dan sentimen global.
Rupiah turun ke sekitar Rp16.335 per dolar AS sementara saham Indonesia naik hampir 2% setelah pemangkasan suku bunga.
BI memangkas BI-Rate 25 bps ke 5,75%, deposit facility 5% dan lending facility 6,5% untuk mendukung pertumbuhan dengan menjaga stabilitas.
Pemangkasan BI-Rate ke 5,75% memberi sinyal pelonggaran moneter, tetapi dampak bunga tabungan dan kredit bergantung pada produk.
Penurunan IHSG di tengah arus keluar dana asing mengingatkan investor untuk menilai tujuan, horizon dan risiko, bukan hanya pergerakan harian.