IHSG Ditutup Melemah Meski Data Ekonomi Domestik Stabil
IHSG turun 0,21% ke 8.043,82 dan LQ45 juga melemah saat investor mencermati data ekonomi serta peluang perubahan kebijakan moneter.
IHSG turun 0,21% ke 8.043,82 dan LQ45 juga melemah saat investor mencermati data ekonomi serta peluang perubahan kebijakan moneter.
Data inflasi yang relatif terkendali memberi konteks bagi prospek kebijakan moneter, meski kurs tetap sensitif pada faktor eksternal.
BI menurunkan BI-Rate ke 5%, deposit facility ke 4,25% dan lending facility ke 5,75% untuk mendukung pertumbuhan.
Inflasi bulanan Juli tercatat 0,30% dan inflasi tahunan 2,37%, masih berada dalam sasaran BI.
BI memangkas suku bunga 25 bps menjadi 5,5%, dengan alasan prakiraan inflasi terkendali dan dukungan bagi pertumbuhan berkelanjutan.
Kebijakan moneter tetap mempertimbangkan stabilitas rupiah, inflasi dan pertumbuhan di tengah ketidakpastian perdagangan global.
BI mempertahankan BI-Rate 5,75%, deposit facility 5% dan lending facility 6,5% untuk menjaga stabilitas serta inflasi.
BI mempertahankan suku bunga 5,75% untuk menjaga inflasi dan stabilitas rupiah sambil mempertimbangkan prospek pertumbuhan.
Pemerintah dan BI sepakat menjaga inflasi pada sasaran 2,5% plus-minus 1% melalui koordinasi pangan dan pusat-daerah.