Insentif Pembiayaan UMKM Perlu Diimbangi Tata Kelola yang Baik
Insentif dapat membantu proses pembiayaan, tetapi penilaian kelayakan, transparansi biaya dan pemantauan arus kas tetap diperlukan.
Insentif dapat membantu proses pembiayaan, tetapi penilaian kelayakan, transparansi biaya dan pemantauan arus kas tetap diperlukan.
OJK membahas insentif bagi lembaga keuangan agar pembiayaan UMKM lebih mudah dijangkau dengan prinsip kehati-hatian.
OJK menyampaikan target pembiayaan UMKM perlu tercermin dalam rencana bisnis bank untuk memperkuat akses pendanaan.
OJK menilai kolaborasi perbankan dan fintech dapat memperluas layanan keuangan; bank tetap perlu mengevaluasi mitra dan risiko kredit.
Rancangan akses pembiayaan menyoroti skema sesuai karakter usaha, percepatan proses dan penyesuaian kebijakan pembiayaan.
Penyaluran pindar untuk sektor produktif mencapai Rp8,45 triliun atau sekitar 30,19% dari total pendanaan pada Desember 2024.
OJK menyiapkan rancangan aturan akses pembiayaan bagi bank dan lembaga keuangan nonbank agar kebutuhan usaha kecil lebih terakomodasi.